Advokasi

Profil Jaringan Kelompok Perempuan Gunungkidul (JKPGK)
Berita Komunitas 104 0
104 0

Profil Jaringan Kelompok Perempuan Gunungkidul (JKPGK)

Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang memiliki wilayah terluas dibandingkan kabupaten yang lain di DIY. Akan tetapi, Gunungkidul termasuk wilayah yang tandus. Stuktur tanah berbatu (karst) menyebabkan daerah ini mengalami kesulitan air, apalagi di musim kemarau. Sehingga Gunungkidul dikategorikan sebagai daerah kekeringan.

Kondisi geografis gunungkidul menyebabkan masyarakat kesulitan mengembangkan potensi ekonomi. sehingga banyak warga usia produktif yang pergi merantau untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Kondisi ini, menyebabkan banyak pihak yang ingin membantu melalui kegiatan pemberdayaan masyarakatnya. Tahun 2004, IDEA melalui program “Pelembagaan Partisipasi Perempuan Dalam Kebijakan Penganggaran Daerah Gunungkidul” menemani 5 kelompok perempuan di 5 kecamatan. Kelompok itu adalah:

Tagged: , , , ,
Pungutan Daerah Lebih Membebani Warga Miskin
Berita Komunitas 16 0
16 0

Pungutan Daerah Lebih Membebani Warga Miskin

14/12/2008 14:42:49 WATES (KR)

Salah satu akar penyebab praktik penggelapan pungutan daerah, pungutan liar (Pungli) dan pungutan yang tidak berpihak kepada pemenuhan hak warga miskin adalah kelemahan dalam UU 34/2000 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. UU itu rencananya direvisi karena masih memberi peluang terjadinya Pungli. Tapi di sisi lain, objek-objek pajak dan retribusi daerah yang ditentukan pusat sering kali tidak ramah dengan kondisi daerah. Sehingga kebijakan pungutan daerah justru lebih membebani warga miskin ketimbang warga yang kaya,” tandas pengurus Institute for Development and Economic Analysis (IDEA) Divisi Penganggaran Partisipatif, Valentina Sri Wijiyati, Rabu (10/12).

IDEA sangat peduli dengan penguatan masyarakat sipil untuk mendorong pemenuhan hak ekonomi, sosial dan budaya warga negara melalui kebijakan publik. Untuk itu mengajak masyarakat Kulonprogo belajar anggaran yang difokuskan pada kebijakan pendapatan daerah. Sinau anggaran dikemas dalam bentuk lokakarya dan dilaksanakan di Balai Desa Bugel, Panjatan, Kulonprogo, Minggu (14/12).

Menurut Valentina, penyokong Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah orang miskin lewat pembayaran pungutan. Terbukti dengan adanya retribusi pelayanan kesehatan, retribusi pasar, retribusi pedagang kaki lima dan pajak penerangan jalan umum (PPJU).

“Kalau ditilik lebih jauh, untuk retribusi pelayanan kesehatan, penyumbang utamanya adalah kelompok perempuan dari kalangan masyarakat miskin,” katanya lagi. Mengingat pengaruh kebijakan justru mengurangi kesejahteraan tandas Valentina maka sudah seharusnya kebijakan penetapan target dan penentuan tarif pungutan dirumuskan secara partisipatif. Sayangnya dalam praktik, partisipasi publik dalam penganggaran yang masih terbatas pun justru lebih banyak memerhatikan kebijakan pembelanjaan. “Apalagi surat edaran bersama Menteri Dalam Negeri dan Ketua Bappenas belum mengatur proses Musrenbang untuk kebijakan pendapatan dalam APBD,” kata Valentina.

Tagged: , , ,
Dana Tak Tersangka 50 Miliar
Advokasi Hak Ekosob 82 0
82 0

Dana Tak Tersangka 50 Miliar

Bernas Yogya, 10 Juli 2006

Besarnya dana tak tersangka dari perubahan APBD Bantul sangat fantastis. Anggaran yang semula hanya Rp. 4 miliar mengalami kenaikan fantastis sebesar Rp. 46 miliar, dan sekarang Rp. 50,9 milia. Dana diambil dari PAD dan pengurangan anggaran dinas dan instansi., ?papar Wasingatu Zakiyah dari Institute for Development and Economic Analysis (IDEA) yang menulis laporan hasil Disaster Budget Tracking Survey yang disampaikan dalam Launching Buku dan Seminar Akuntabilitas Dana Bencana di LPP Convention Hall, Kamis, 6 Juli 2006.

Tagged: , , , ,