Forum Akuntabilitas Layanan Kesehatan Resmi Terbentuk di Kabupaten Jember

Category: Advokasi Hak Ekosob 27 0
Proses Pembentukan Forum Akuntabilitas Layanan Kesehatan (Forasker) Kabupaten Jember, Kamis (17/01)

YPSM Jember bekerjasama dengan Perkumpulan IDEA Yogyakarta didukung oleh program USAID-CEGAH telah melakukan inisiasi pelembagaan dialog reguler antara masyarakat sipil dan pengambil kebijakan di Kabupaten Jember. Hal tersebut dilakukan untuk mempromosikan layanan publik sektor kesehatan yang lebih baik. Inisiasi tersebut dilakukan melalui penguatan organisasi masyarakat dan para relawan kesehatan untuk pemantauan perbaikan layanan kesehatan.

Dilakukannya Inisiasi tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut “Program USAID – CEGAH : Monitoring dan Evaluasi Standar Layanan Kesehatan BPJS PBI di Kabupaten Jember”. Program ini sendiri difokuskan pada penguatan jaringan pemantauan warga, baik dari sisi peningkatan kapasitas maupun kelembagaannya.

Jaringan pemantauan warga terhadap layanan kesehatan di Kabupaten Jember yang telah terbentuk sejak yahun 2017 lalu semakin diperkuat dengan pembentukan kelembagaan di program tahap kedua ini. Pembentukan kelembagaan dipandang perlu untuk memperkuat eksistensi jaringan dalam melakukan pemantauan layanan publik yang sustain dan berkelanjutan.

Tepat pada tanggal 17 Januari 2019 di hotel Luminor Jember, dilakukan pertemuan yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah seperti Dinas kesehatan, BAPPEDA, Dinas Sosial, BPKAD, Dinas Kesehatan, Perwakilan 3 RSUD serta Perwakilan puskesmas Ajung, Silo II, Kencong, Ledokombo, Sumberbaru, jaringan pemantau warga, BPJS dan media.  Dalam pertemuan tersebut dihasilkan kesepakatan untuk terbentuknya kelembagaan independen warga dengan nama Forum Akuntabilitas Layanan Kesehatan di Kabupaten Jember (FORASKER).

Forum ini akan fokus dalam melakukan pengawasan dan advokasi layanan kesehatan terutama bagi masyarakat yang tidak mampu. Dalam pelaksanaannya, FORASKER akan berjejaring dengan OPD, dan BPJS selaku penyedia layanan kesehatan dan jaminan sosial masyarakat. Bentuk kemitraan jaringan ini akan diperkuat dalam mekanisme penanganan aduan melalui Forum Konsultasi Publik dan akan diusulkan sebagai kebijakan daerah.

Pada tanggal 25 Januari 2019, bertempat di rumah Denis Yeyeng, salah satu anggota FORASKER, dilaksanakan pertemuan lanjutan yang membahas mengenai struktur kelembagaan FORASKER, visi misi lembaga dan program kerja yang akan dilaksanakan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan dalam pertemuan yang lebih luas sebelumnya dengan jaringan yang lain.

Dalam pertemuan ini disepakati bahwa kelembagaan FORASKER yang melibatkan auditor dari 5 kecamatan yang dicover program, akan lebih diperkuat dan membentuk jaringan independen untuk melakukan pemantauan terhadap kinerja layanan kesehatan di kabupaten Jember.

Dengan pelembagaan ini, Forasker diharapkan menjadi jaringan pemantauan warga yang menghasilkan rekomendasi-rekomendasi perbaikan layanan dan melakukan advokasi untuk kebijakan pemberi layanan yang lebih baik, serta berpihak pada masyarakat yang kurang mampu.

Visi misi yang berhasil dirumuskan adalah :

Visi : mengawal penyelenggaraan layanan keseehatan untuk Jember Sehat yang lebih baik

Misi :

  1. Mengawal dan mendampingi penerima layanan kesehatan untuk mendapatkan layanan yang lebih baik
  2. Melakukan advokasi terhadap pengguna kartu BPJS PBI yang tidak sesuai dengan prosedur
  3. Melakukan pemantauan kualitas terhadap layanan kesehatan melalui SKM dan mekanisme pengaduan secara periodik dan berkelanjutan

Dalam pertemuan ini terbentuk struktur kelembagaan FORASKER yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, bendahara serta 3 divisi utama, yaitu divisi Pendampingan Layanan Kesehatan, divisi Advokasi, dan divisi SKM dan pengaduan Masyarakat.

Pertemuan ini juga merumuskan program kerja yang akan dilakukan dalam kurun 1 tahun

Divisi I :

  1. Melakukan sosialisasi tentang alur layanan kesehatan, penggunaan kartu BPJS PBI, spot check dll à kerjasama dengan instansi terkait
  2. Pendampingan pasien, terutama yang menggunakan kartu BPJS PBI dan masyarakat tidak mampu yang belum tercover BPJS (menggunakan SPM)
  3. Mendokumentasikan dan menginventarisasi masalah terkait dengan penggunaan kartu BPJS PBI

Divisi II :

  1. Mencari informasi kebijakan terbaru terkait dengan layanan kesehatan BPJS PBI
  2. Melakukan advokasi kasus terkait dengan penggunaan kartu BPJS PBI yang bermasalah
  3. Mendokumentasikan dan inventarisir masalah terkait dengan BPJS PBI

Divisi III :

  1. Melakukan SKM secara periodik dan berkelanjutan di 5 kecamatan (bisa lebih)
  2. Melakukan inventarisir pengaduan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dan menyampaikan pengaduan kepada instansi terkait

Sebagai bagian dari mekanisme organisasi, FORASKER akan melakukan koordinasi yang dilakukan setiap bulan, dan melakukan evaluasi terhadap program kerja masing-masing divisi.

Masih minimnya perhatian dari pemerintah daerah untuk mengakomodir gerakan akuntabilitas pelayanan publik menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh FORASKER dalam menjalankan program kerjanya. ‘Akuntabilitas’ masih dianggap hal yang “menakutkan” bagi pemerintah daerah dan OPD terkait. Karenanya, berbagai strategi dilakukan oleh FORASKER, antara lain memaksimalkan akses  untuk informasi dan kebijakan melalui lobby langsung dengan pihak penyelenggara layanan kesehatan, dinas sosial, pemerintah daerah dan BPJS.

Hingga saat ini cukup banyak kasus terkait dengan layanan kesehatan yang berhasil didampingi dan diadvokasi oleh FORASKER, sehingga masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan dengan baik dan terjangkau.

Dari program USAID-CEGAH ini, FORASKER mendapatkan peningkatan kapasitas dalam melakukan analisa anggaran kesehatan, menyusun instrumen SKM dan melakukan survey kepuasan masyarakat serta mengakses informasi mengenai kebijakan pelayanan kesehatan di FKTP dan FKTL. Hal tersebut dilakukan melalui dialog reguler dengan dinas kesehatan, kepala puskesmas, dan OPD terkait lainnya. Hal ini membuka peluang dikenalnya FORASKER sebagai lembaga yang melakukan pendampingan dan monitoring layanan kesehatan di Kabupaten Jember.

Oleh: TSW & KIKI

Editor: AH

Jadilah yang pertama membagikan kabar ini ^_^

Related Articles

Add Comment