Yang Terlupakan

Category: Artikel, Buku 5 0

Didorong oleh keprihatinan terhadap kesan rumit dan rewel pada anggaran daerah, para penulis buku ini sengaja tidak mengelaborasi pertanyaan-pertanyaan teoritik melainkan menyajikan kerangka pemahaman terhadap anggaran bagi awam.

Alat yang digunakan mencapai tujuan tersebut berupa perumpamaan sederhana, serangkaian contoh kasus, visulisasi dalam bentuk kartun, tabel dan diagram alur. Alat-alat tersebut secara bergantian dipakai untuk menjelaskan pengertian anggaran, struktur anggaran, dan proses penganggaran. Anggapan bahwa anggaran merupakan permasalahan rumit akan dapat ditepis ketika kita mulai membaca pemaparan buku ini.

Pemahaman terhadap anggaran buku ini dibangun melalui pendekatan kritis yang mensubversi anggapan bahwa anggaran hanyalah urusan proyek pembangunan dan sumber pembiayaanya. Pembedaan posisi pemerintah dan masyarakat dan pertanyaan mendasar siapa paling diuntungkan dalam proses penganggaran memperjelas bahwa anggaran merupakan cerminan bahkan bagian dari relasi-relasi ekonomi-politik yang ada di dalam masyarakat.

Lahirnya kesadaran kritis yang dibangun ditujukan sebagai prakarsa adanya langkah-langkah yang mendorong perubahan terhadap sistem dan struktur anggaran publik. Untuk mendukung prakarsa ini bab terakhir memberi ruang yang cukup luas untuk melakukan refleksi terhadap strategi advokasi anggaran. Ruang ini diharapkan bisa menjadi rangsangan awal bagi proses tindak advokasi pencarian strategi-strategi baru yang mungkin ditemukan dalam perjalananya. Bab terakhir ini pula yang menegaskan poin penting dari buku ini bahwa yang lebih penting dari sekedar memahami (secara kritis) adalah merubah keadaannya.

Jadilah yang pertama membagikan kabar ini ^_^

Related Articles

Add Comment